Exclusive from Good News From Indonesia

Profil Indonesia Open 2019: (Jangan) Buka Bajumu Lagi, Jojo!

Sempat dibacarakan masyarakat, sosok atlet muda bulu tangkis yang sedang naik daun karena kemenangannya, siapa lagi kalau bukan Jonatan Christie.
General
Wed Jul 17 2019 23:48:00 GMT+0000 (UTC)

Sempat diiacarakan masyarakat, sosok atlet muda bulu tangkis yang sedang naik daun karena kemenangannya, siapa lagi kalau bukan Jonatan Christie.

Tak hanya berbakat dalam permainan bulu tangkis, sosoknya juga sedang digandrungi kaum hawa karena parasnya yang tampan. Namun, siapa sebenarnya Jonatan Christie? Bagaimana perjalanan kariernya hingga setenar sekarang?

Lahir di Jakarta, 15 September 1997, Jonatan yang akrab dipanggil Jojo ini memang sudah mengenal bulu tangkis sejak kecil. Andreas Adi Siswa, merupakan sang ayah yang berperan penting dalam kehidupan anaknya saat ini. Sejak umur 6 tahun, Jojo mulai menggeluti olahraga raket ini.

Tak hanya bulu tangkis, Jojo sejak remaja juga menyukai cabang olahraga lain, seperti bola basket dan sepak bola. Jojo yang kala itu menekuni bulu tangkis karena keinginan sang ayah, mengikuti pelatihan di luar sekolah dengan bergabung di Taurus Badminton Club.

Sempat merasa bosan, karena jadwal latihan Jojo yang monoton, orang tua Jojo tak henti-hentinya memberi semangat yang membuatnnya terus termotivasi hingga berhasil masuk kejajaran atlet bulu tangkis Indonesia.

Saat usianya 11 tahun, Jojo sudah memenangkan turnamen bulu tangkis tingkat lokal maupun internasional.

Jonatan Christie saat bermain di pertandingan pertama | Foto: Blibli Indonesia Open 2019

Hasil jerih payahnya membuahkan hasil. Atlet yang mempunyai tinggi 180 cm ini mendapat 7 trofi kemenangan di tahun 2008, salah satunya Juara 1 kejuaraan ASTEC OPEN IV 2008 yang mendapat medali emas di ajang Olimpiade Pelajar Sekolah se-Asia Tenggara di Jakarta.

Pada tahun 2009, Jonatan mendapat penghargaan dari Presiden Indonesia kala itu, Susilo Bambang Yudhoyono, berupa Satya Lencana. Satu tahun kemudian, ia memperoleh juara Junior Asia U-15 di Ichiba, Jepang.

Tak hanya di situ, Jojo tetap terus berjuang dan berkeinginan memiliki prestasi seperti sosok idolanya, Lin Dan. Tahun 2015, Jonatan turut serta memperkuat tim nasional di Piala Sudirman, SEA Games, dan Thomas Uber Cup tahun. Ia berhasil menyumbangkan emas di turnamen yang disebut kedua.

Sebelum itu, Jonatan sempat berjuang dan banyak pengorbanan untuk menjadi sehebat sekarang. Hendri Kurniawan Saputra, selaku pelatih tunggal putra di Persatuan Bulu Tangkis Indonesia mengatakan, Jojo telah melalui banyak persiapan seperti teknik bulu tangkis, serta pelatihan fisik dan mental.

Pelatih Jonatan memang dikenal sebagai sosok yang tegas dan disiplin, contohnya Jonatan dilarang untuk tidak pacaran selama pelatihan.

Atlet muda ini mengungkapkan, bahwa ia tak bisa bebas seperti anak muda pada umumnya, karena keterbatasan waktu dan jadwal latihan yang padat. Hal itu juga membatasi waktunya bersama keluarga.

Tak hanya bermain bulu tangkis, Jonatan ini ternyata mempunyai fakta lain menarik lain. Yuk simak!

Membuat Video-blog

Jonatan diketahui sering mengunggah video dalam konten lagu yang dinyanyikannya. Awal Januari 2017, juga aktif mengunggah video-video yang berisi kehidupannya sehari-hari. Namun belakangan ini, sudah mulai jarang mengunggah karena kesibukannya.

Gemar mengoleksi komentar negatif

Tak hanya fans, Jonatan juga sering mendapat komentar negatif dari masyarakat perihal prestasinya. Jonatan sering kali mengambil screenshoot dari komentar-komentar di akun Instagram pribadinya. Ia menyimpannya dalam satu file. Itu dilakukannya karena Jonatan merasa bisa menjadi penilaian diri dan motivasinya.

Menyukai fotografi

Saat kita melihat akun pribadinya, kita bisa menebak kalau Jojo gemar melukan selfie maupun foto-foto pemandangan di ibu kota. Sontak hal itu menuai banyak pujian, terutama kaum hawa.

***

Di Asian Games 2018, Jojo sukses mempersembahkan medali emas untuk bulu tangkis Indonesia di sektor tunggal putra. Kemenangan itu ia rayakan penuh suka cita, dengan membuka baju tandingnya di hadapan penonton.

Tak ayal, masyarakat milenial Indonesia seakan terbagi ke dua golongan saat itu. Para pria yang gembira melihat Jojo juara, dan para wanita yang terkesima melihat lekuk tubuh sang jawara.

Kini di Blibli Indonesia Open 2019, Jojo kembali turun bertanding. Di tempat yang sama ketika menjadi nomor satu, ia berpeluang engalami deja vu.

Kembali menjadi juara, mengharumkan nama Indonesia, dan membuat penonton terkesima.

Silakan buka lagi bajumu, dan rayakan kemenangan dengan tangis haru. Jangan biarkan seragam tandingmu itu, kamu buka untuk mengusap air mata sedu kekalahanmu.

Semangat, Jojo. Kami selalu mendukungmu!


Catatan kaki: viva.co.id | www.kepogaul.com

Penulis: KEVIN NAUFAL
Dirilis pada 2019-07-17 22:44:00

Open in App