Exclusive from Good News From Indonesia

Chris Hemsworth dan Kecintaannya Pada Indonesia

Bintang film Men in Black: International yang akan rilis dalam waktu dekat, Chris Hemsworth, mengejutkan para penggemarnya di Bali ketika
General
Sat Jun 01 2019 19:02:00 GMT+0000 (UTC)

Bintang film Men in Black: International yang akan rilis dalam waktu dekat, Chris Hemsworth, mengejutkan para penggemarnya di Bali ketika ia menyapa mereka menggunakan Bahasa Indonesia pada hari Senin lalu.

“Very well, thank you. Bagus sekali,” katanya, ketika pembawa acara acara bertanya kepadanya bagaimana keadaannya.

Aktor asal Australia tersebut dapat berbicara dengan bahasa Indonesia dengan cukup baik rupanya karena ia telah mempelajari bahasa tersebut di sekolah dasar dan sekolah menengah. Meskipun dia mengaku tidak terlalu memperhatikan selama pelajaran, dia mengatakan bahwa setidaknya dia bisa menghitung.

“Ya [saya belajar bahasa Indonesia] di sekolah dasar dan sekolah menengah, tapi sayangnya saya tidak terlalu memperhatikan. Tapi saya ingat sedikit, seperti menghitung satu hingga 10,” katanya saat konferensi pers di Bali, Selasa.

Chris Hemsworth berbicara di hadapan jurnalis Asia Pasifik di Bali | Foto: Ni Komang Erviani / Jakarta Post

Di Australia, bahasa Indonesia adalah salah satu bahasa asing yang ditawarkan bagi siswa untuk dipelajari. Di depan puluhan wartawan, Hemsworth berlatih menghitung angka dalam bahasa Indonesia. Dia sempat terhenti ketika seharusnya mengatakan delapan, tetapi akhirnya bisa selesai sampai 10.

Apa kabar? Baik baik saja. Thank you. That’s very unimpressive, but yeah,” tambahnya dengan riang.

Selama kunjungannya ke Bali, Hemsworth diajari satu kata slang baru dalam bahasa Indonesia oleh pembawa acara, Imam Wibowo.

"Mantul [singkatan untuk mantap betul atau dahsyat]," katanya.

Hemsworth yang telah berulang kali mengunjungi Bali sejak berusia 12 tahun, mengatakan bahwa dia mencintai Indonesia dan orang-orangnya.

Bahkan ia menikahi istrinya, aktris asal Spanyol Elsa Pataky, di sebuah resor ramah lingkungan di Sumba.

”Saya suka tempat itu. Saya suka orang-orangnya. Penerbangan dari Australia-pun terbilang cepat. Makanan yang luar biasa. Menakjubkan,” katanya.


Catatan kaki: Jakarta Post

Penulis: VITA AYU ANGGRAENI
Dirilis pada 2019-06-01 19:57:00

Open in App