Exclusive from Good News From Indonesia

Seperti Ini Muslim di Bali Merayakan 10 Hari Terakhir Puasa

Ada tradisi tahunan di kampung Muslim Kepaon di Denpasar, Bali, untuk melakukan Megibung (makan bersama dari satu nampan raksasa) untuk
General
Sat Jun 01 2019 15:14:00 GMT+0000 (UTC)

Ada tradisi tahunan di kampung Muslim Kepaon di Denpasar, Bali, untuk melakukan Megibung (makan bersama dari satu nampan raksasa) untuk berbuka puasa.

Para muslim bersiap untuk melakukan Megibung | Foto: Zul Trio Anggono / Jakarta Post

Tradisi ini dilakukan oleh umat Islam dalam 10 hari terakhir Ramadhan di Masjid Muhajirin di daerah tersebut.

Proses mengaji 30 jus Alquran | Foto: Zul Trio Anggono / Jakarta Post

Megibung dilakukan setelah orang selesai membaca 30 jus Alquran.

“Tradisi ini telah ada sejak pembentukan kampung Kepaon dan para tetua selalu melakukan tradisi ini setiap tahun,” kata Padani, salah satu penyelenggara.

Hidangan yang disajikan saat Megibung | Foto: Zul Trio Anggono / Jakarta Post

Megibung dilakukan setelah sholat Maghrib. Selama Megibung, setiap kelompok yang terdiri dari enam hingga tujuh orang menghadapi nampan raksasa berisi nasi dan lauk pauk.

Seorang warga menyiapkan urap untuk Megibung | Foto: Zul Trio Anggono / Jakarta Post

“Terserah orang untuk memasak apa saja. Bisa berupa daging sapi, ayam, ikan, telur, atau hal-hal lain, tetapi harus ada urap karena itu hidangan khas Kepaon,” kata Padani.

Masyarakat menikmatihidangan Megibung | Foto: Zul Trio Anggono / Jakarta Post

Dia menjelaskan bahwa Megibung dimaksudkan untuk memperkuat ikatan antara orang-orang, baik Muslim dan Hindu, di wilayah Kepaon.


Catatan kaki: Jakarta Post

Penulis: VITA AYU ANGGRAENI
Dirilis pada 2019-06-01 20:51:00

Open in App