Exclusive from Good News From Indonesia

Mobil Dinas Menteri Filipina: Dulu Camry, Sekarang Avanza

Di Filipina, Toyota Avanza menjadi kendaraan dinas para menteri. Kok bisa? Bagaimana ceritanya?
General
Fri Aug 23 2019 09:25:00 GMT+0000 (UTC)
  • Menteri-menteri di Filipina dilarang menggunakan mobil mewah sebagai mobil dinas, dan diperintahkan memakai Totota Avanza saja.
  • Perintah ini dikeluarkan oleh presiden Filipina, Rodrigo Duterte, dengan alasan efisiensi biaya.
  • Pemakaian Avanza ini menggantikan mobil dinas sebelumnya yakni Toyota Camry.

Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, menyerukan para menterinya untuk memakai Toyota Avanza sebagai mobil dinas. Sang presiden melarang para menteri menggunakan mobil mewah, bahkan mengganti mobil dinas sebelumnya, Toyota Camry.

Pria yang menjabat sebagai presiden Filipina sejak 2016 itu memerintahkan para petinggi negara memakai Avanza demi alasan efisiensi anggaran. Harga Avanza yang sangat terjangkau, membuat mobil yang mulai diimpor Filipina sejak Desember 2006 itu menjadi pilihan.

"Duterte ingin Avanza karena itu yang termurah," ungkap juru bicara Duterte, Rep Pantaleon Alvarez, dikutip dari Inquirer pada 2016.

BACA JUGA: 10 Mobil Buatan Indonesia Ini Laris Manis di Luar Negeri

Mobil Avanza yang dipakai di Filipina diekspor oleh PT. Astra Daihatsu Motor (ADM). Menurut data Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia), setiap bulan PT. ADM tak pernah absen mengekspor Avanza ke Filipina.

Untuk periode Januari-Juni 2019 saja, total ada 3.646 unit Avanza yang dikirim ke negara di utara Indonesia tersebut. Angka yang terbilang fantastis, padahal harga Avanza di Filipina lebih mahal Rp 2 jutaan dibandingkan di Indonesia, karena biaya impor dan lain-lainnya.

Kemudian menurut media setempat, Inquirer dan Asian Correspondent, pergantian mobil dinas menteri dari Toyota Camry ke Avanza juga agar pemerintah Filipina tidak menghambur-hamburkan uang rakyat. Ini sesuai prinsip Duterte yang dikenal memegang teguh kesederhanaan.

Tahun 2018, ia pernah menghancurkan 800 unit sepeda motor dan mobil mewah. Alasannya, kendaraan-kendaraan itu hasil penyelundupan, dan dia berkomitmen tinggi melawan korupsi.

BACA JUGA: Kopi Indonesia Ini Digemari Orang Rusia

Referensi: DetikOto | medcom.id

Penulis: ADITYA JAYA ISWARA
Dirilis pada 2019-08-23 14:15:00

Open in App