Exclusive from Good News From Indonesia

Penerbit Indonesia Berpartisipasi di Pameran Buku Anak Terbesar di Dunia

Enam penerbit Indonesia berpartisipasi dalam Bologna Children's Book Fair 2019. Perwakilan dari perusahaan penerbitan Gramedia, Kesaint Blanc, Elex Media, Yayasan
General
Wed Apr 03 2019 23:21:00 GMT+0000 (UTC)

Enam penerbit Indonesia berpartisipasi dalam Bologna Children's Book Fair 2019. Perwakilan dari perusahaan penerbitan Gramedia, Kesaint Blanc, Elex Media, Yayasan Litara, dan Mizan, serta agen sastra Badan Borobodur, yang mewakili penerbit kecil, menghadiri pameran buku anak-anak terbesar di dunia itu.

Tim Indonesia memajang lebih dari 150 judul buku anak-anak dalam berbagai kategori seperti cerita rakyat, fantasi, agama, hingga bahasa, dan pembangunan karakter. Sebuah siaran pers mengatakan bahwa selain buku, ada juga lima permainan papan dan produk dari seri komik bahasa Indonesia Si Juki, game horor buatan Indonesia Ghost Parade, game edukasi merek Marbel, buku cerita digital anak-anak Riri, dan pembuat konten digital Hey Blo!

Tema yang disuguhkan Indonesia untuk tampilan di pameran tersebut adalah "17.000 Pulau Imajinasi".

Esti Andayani, duta besar Indonesia untuk Italia, menghargai partisipasi Indonesia dalam pameran buku ini.

“Partisipasi ini istimewa karena juga menandai perayaan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Italia, dengan tema ekonomi kreatif dan kerja sama industri kecil. Perusahaan penerbitan memegang elemen penting dalam industri kreatif,” kata Esti.

View this post on Instagram

Buonanotte: This first day of #BCBF19 was really wonderful, hope that was the same for you too! We wish you a wonderful night, enjoy our Bologna and recharge your battery for tomorrow, it’ll be a big day!

A post shared by Bologna Children's Book Fair (@bolognachildrensbookfair) on

Kepala Komite Buku Nasional (KBN) Laura Bangun Prinsloo mengatakan penjualan hak cipta terbesar berasal dari buku anak-anak.

"Sementara itu, Bologna Children's Book Fair adalah pameran buku terbesar di dunia, yang dapat menjadi pasar yang strategis," kata Laura.

Pameran buku tersebut adalah acara yang digelar secara tahunan dengan jumlah peserta sebanayak 1.200 peserta dari lebih dari 70 negara setiap tahunnya.


Sumber: Jakarta Post

Penulis: VITA AYU ANGGRAENI
Dirilis pada 2019-04-03 21:09:00

Open in App