Exclusive from Good News From Indonesia

Terowongan untuk Hewan di Jalan Tol Samarinda-Balikpapan

Jalan tol pertama di Kalimantan akan memiliki fitur unik, yakni terowongan perlintasan untuk hewan.
General
Tue Feb 12 2019 13:31:00 GMT+0000 (UTC)

Jalan tol pertama di Kalimantan akan memiliki fitur unik, yakni terowongan perlintasan untuk hewan. Terowongan hewan pertama di Indonesia ini akan melintang di jalan tol Samarinda-Balikpapan.

Terowongan untuk perlintasan hewan sudah direncanakan sejak pembangunan jalan tol masih berlangsung tahun lalu. Direktur Utama PT. Jasamarga Balikpapan, Saragi, mengungkapkan bahwa hal ini dilakukan lantaran medan jalan tol Samarinda-Balikpapan yang melintasi kawasan hutan dan bukit.

“Jadi nanti itu akan ada semacam terowongan khusus buat perlintasan hewan-hewan. Beruang juga ada di sini,” ujarnya, dikutip dari detikFinance.

Terowongan untuk persilangan hewan di jalan tol ini terdapat di Seksi 2, yang berawal di Simpang Susun (SS) Samboja, dan menembus Taman Hutan Raya Bukit Soeharto di kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Seksi ini menghubungkan Samboja dengan Muara Jawa, dan terbentang sebanyak dua perlintasan.

Di area tersebut memang banyak dijumpai hewan yang melintas, seperti beruang madu dan monyet. Oleh karenanya, lebar terowongan yang dibangun pun ikut menyesuaikan yang kira-kira selebar badan truk besar.

Jalan tol Samarinda-Balikpapan adalah cikal bakal jalan Trans Kalimantan, yang menghubungkan pulau dari ujung ke ujung, seperti tol Trans Jawa dan Trans Sumatra. Tol Samarinda-Balikpapan terbentang sepanjang 99,35 Km, yang memangkah jarak tempuh antara kedua kota dari semula 150 Km lewat jalan nasional.

Selain itu, tol ini juga membuat waktu tempuh lebih efisien karena hanya membutuhkan 1 jam saja. Ini jauh lebih singkat dibandingkan sebelum ada tol, yang membutuhkan waktu 3-4 jam dari Samarinda ke Balikpapan atau sebaliknya.

Adanya tol Samarinda-Balikpapan juga dapat memangkas biaya logistik, sebab proses distribusi akan lebih cepat. Ini sangat menguntungkan untuk pengembangan industri di kawasan tersebut seperti kelapa sawit, batu bara, migas, dan pertanian.


Sumber: Liputan6, detikFinance

Penulis: ADITYA JAYA ISWARA
Dirilis pada 2019-02-12 16:04:13

Open in App